Ekosistem

Pilih jaringannya dulu, baru kejar airdropnya

Setiap airdrop terjadi di jaringan tertentu. Jaringan itulah yang menentukan apa yang kamu tanda tangani, berapa gas fee-nya, wallet apa yang dipakai, dan scam apa yang bakal kamu temui. Mulai dari sini.

14 jaringan · Jumlah kampanye mengikuti database kami

Semua 14 ekosistem

Angka di kartu menghitung proyek di database kami yang mencantumkan jaringan itu dan sudah punya halaman berbahasa Indonesia, termasuk yang sudah selesai. Angka nol berarti kami belum punya catatan terverifikasi dalam bahasa Indonesia, bukan berarti tidak ada aktivitas sama sekali.

Cara memilih ekosistem yang mau digarap

Di grup Telegram dan Discord, pejuang airdrop sering tergoda menggarap semua jaringan sekaligus: hari ini Solana, besok TON, lusa layer 2 baru yang lagi ramai di X. Hasilnya biasanya sama, yaitu wallet berantakan, gas fee bocor ke mana-mana, dan tidak ada satu pun jaringan yang benar-benar dipahami. Cara yang lebih sehat adalah pilih satu atau dua jaringan, pelajari dengan serius, lalu abaikan sisanya sampai ada kabar yang terverifikasi. Urutan yang kami sarankan:

  1. Mulai dari yang bisa kamu amankan. Kalau kamu sudah paham wallet EVM seperti MetaMask dan tahu apa itu approval, jaringan EVM menurunkan peluang salah langkah yang mahal. Belajar model akun baru sambil dikejar deadline klaim adalah cara klasik orang kehilangan dana.
  2. Lihat rekam jejak, bukan keramaian. Setiap halaman jaringan menautkan kampanye yang kami pantau di sana dan bagaimana akhirnya. Jaringan dengan beberapa airdrop yang sudah selesai dan terdokumentasi rapi mengajarimu cara aturan ditulis. Jaringan yang belum punya catatan mengajarimu seperti apa rasanya "belum ada apa-apa".
  3. Hitung biaya satu kali uji coba yang jujur. Lakukan satu aksi kecil, baca apa yang diminta wallet untuk ditandatangani, dan lihat biayanya dalam Rupiah. Lalu tanya diri sendiri: kalau ternyata tidak ada hadiah, apakah mengulanginya masih layak?
  4. Utamakan jaringan yang dokumentasinya bisa kamu baca. Halaman di bagian ini mengutip dokumentasi resmi untuk biaya dan akun. Kalau dokumentasi jaringan itu sendiri tidak menyebutkan sesuatu, kami bilang begitu, bukan menebak.

Ini penilaian redaksi, bukan peringkat. Kami tidak akan bilang jaringan mana yang pasti bagi-bagi token, karena tidak ada yang bisa tahu. Daftar airdrop crypto terbaru, airdrop potensial, dan airdrop terkonfirmasi menunjukkan apa saja yang sudah kami verifikasi.

Apa bedanya tiap ekosistem buat pemburu airdrop

EVM dan non-EVM

Di Ethereum, Base, Arbitrum, Optimism, Linea, dan BNB Chain, satu alamat bisa dipakai di semua jaringan itu, dan wallet, approval, serta pola scam-nya pun sama. Praktis, tapi sama berbahayanya: private key yang bocor di satu jaringan berarti bocor di semuanya. Solana, Cosmos, TON, Sui, Aptos, dan Bitcoin masing-masing punya format alamat dan aplikasi wallet sendiri, jadi wallet yang kamu percaya di satu jaringan belum tentu ada di jaringan lain. Starknet dan ZKsync adalah layer 2 Ethereum yang menyimpang dari model akun EVM standar, karena itu mereka punya halaman sendiri.

Satu hal yang sering bikin rugi pemula di Indonesia: alamat EVM terlihat sama di semua jaringan, tapi saldonya tidak. ETH di Base bukan ETH di Ethereum mainnet. Saat withdraw hasil airdrop ke exchange, jaringan pengiriman harus sama persis dengan jaringan deposit yang dipilih di aplikasi exchange. Salah pilih jaringan bisa membuat dana tertahan atau hilang.

Model akun

Perbedaan akun dan tanda tangan, menurut dokumentasi resmi tiap jaringan
JaringanKata dokumentasi soal akunKenapa penting buat kamu
SuiAlamat 32 byte untuk akun dan objek; aset adalah objek dengan jenis kepemilikanCek objek apa yang dipindahkan oleh tanda tangan
AptosAlamat 32 byte; authentication key bisa dirotasi; aset adalah resource MoveBandingkan alamat lengkap, bukan cuma ujungnya
StarknetSetiap akun adalah smart contract dengan tahap validate dan executeSoftware akun ikut jadi bagian risikomu
ZKsyncAccount abstraction bawaan dengan paymaster opsionalAksi tanpa gas tetap butuh tanda tangan
LineaKompatibel EVM, mendukung transaksi EIP-7702Waspadai ajakan upgrade akun
BNB ChainBNB Smart Chain sepenuhnya kompatibel EVMKebersihan wallet EVM standar berlaku
BitcoinBuku besar UTXO; tidak ada distribusi token bawaanDistribusi berjalan di lapisan lain

Tingkat gas fee

Gas fee menentukan berapa banyak percobaan yang sanggup kamu bayar. Halaman resmi yang kami baca kebanyakan menjelaskan struktur biaya, bukan satu harga tipikal: Sui memberi rumus dan contoh, Aptos menjelaskan gas dan biaya penyimpanan tanpa angka tipikal, Starknet merinci komponen biaya yang dibayar dengan STRK, Linea memakai model EIP-1559 dengan biaya infrastruktur tetap 0,03 gwei, dan BNB Smart Chain menyebut harga gas standar 0,05 gwei. Untuk ZKsync dan Bitcoin, biaya bergantung pada gas Ethereum dan permintaan ruang blok.

Kami tidak mengubah angka-angka itu menjadi Rupiah di halaman ini, karena harga koin bergerak setiap menit. Di halaman tiap jaringan, panel pasar di bagian atas menampilkan harga terkini dalam Rupiah, dan beberapa halaman punya kalkulator yang bisa mengonversi biaya ke Rupiah memakai harga itu. Tetap cek estimasi di wallet pada hari kamu bertransaksi.

Ekosistem wallet

Setiap keluarga jaringan punya wallet, explorer, dan bridge sendiri, dan peniruan selalu mengikuti keluarga yang sedang populer. Halaman jaringan hanya mencantumkan alat yang disebut di dokumentasi resmi. Tercantum bukan berarti sudah kami audit keamanannya. Selalu buka wallet dan bridge dari dokumentasi resmi jaringan, bukan dari link di grup atau iklan di mesin pencari. Baca juga wallet kustodial vs non-kustodial untuk memahami siapa yang memegang kunci.

Cara membaca angka kampanye di setiap kartu

Angka di tiap kartu adalah jumlah proyek di database kami yang mencantumkan jaringan itu dan sudah tersedia dalam bahasa Indonesia. Itu ukuran apa yang sudah kami verifikasi dari sumber resmi, bukan ukuran seberapa ramai jaringan tersebut. Satu proyek bisa muncul di beberapa jaringan, jadi angkanya tumpang tindih. Kampanye yang sudah selesai tetap dihitung, karena justru itulah bukti terbaik bagaimana aturan ditulis dan bagaimana klaim dijalankan.

Baca angka nol dengan hati-hati. Artinya kami belum punya catatan terverifikasi, bukan berarti tidak ada apa-apa di sana. Tapi itu juga berarti situs atau grup yang mengumumkan airdrop "pasti cair" di jaringan itu wajib menunjukkan link ke sumber resmi. Angka yang tinggi juga perlu dibaca hati-hati: daftar panjang kampanye selesai membuktikan jaringan itu pernah menghasilkan distribusi, bukan bahwa ia akan mengulanginya. Halaman airdrop yang sudah selesai penuh pengingat bahwa deadline itu nyata dan jatah yang tidak diklaim tidak ditahan untuk yang telat.

Tiga kesalahan saat pindah jaringan

Membawa kebiasaan EVM ke model yang berbeda
Mengira pola "approve sekali, revoke belakangan" berlaku di mana-mana. Di Sui, dokumentasi menggambarkan token sebagai objek yang kamu miliki, dan di Starknet akun adalah kontrak dengan validasinya sendiri. Risikonya beda, cara mengeceknya pun beda. Baca halaman jaringannya sebelum tanda tangan pertama.
Percaya bridge karena ramai dipakai
Bridge adalah kontrak yang memegang dana orang lain. Dokumentasi resmi jaringan adalah tempat mencari bridge yang mereka sebut, dan halaman bridge itu sendiri tempat membaca waktu proses, langkah klaim, dan biaya tambahan. Dokumentasi Linea, misalnya, mencantumkan langkah klaim manual untuk penarikan dan biaya 0,001 ETH untuk transfer menuju Ethereum.
Menganggap program poin sebagai janji
Poin, season, dan insentif ada di hampir semua jaringan. Apakah poin itu nanti dikonversi menjadi token adalah keputusan proyek di kemudian hari. Panduan program poin kami menjelaskan cara membaca kata-katanya, dan halaman jaringan menunjukkan di mana dokumentasi menyebut pembayaran dan di mana tidak.

Semua ini tidak menuntut kamu mengikuti setiap jaringan. Yang dituntut hanya dua: tahu sedang di jaringan mana saat menandatangani sesuatu, dan punya alasan kenapa ada di sana. Kalau baru mulai, pakai jaringan EVM yang sudah kamu kenal, baca halamannya di sini, dan anggap bulan pertama sebagai latihan dengan nominal kecil.

Kalau ingin melihat bagaimana airdrop yang sudah selesai dijalankan sebelum membaca yang masih berjalan, daftar airdrop selesai dan airdrop retroaktif adalah titik awal terbaik.

Pola scam yang sering muncul di komunitas Indonesia

Jaringannya boleh beda, tapi cara penipu mendekati korban di komunitas lokal cenderung mirip. Beberapa pola yang perlu kamu kenali sebelum memilih ekosistem:

  • Grup "garapan" palsu di Telegram atau WhatsApp. Grup yang tampak ramai membagikan link "airdrop baru" setiap hari. Sebagian link mengarah ke situs tiruan yang meminta koneksi wallet lalu menyodorkan tanda tangan berbahaya, alias drainer.
  • Admin palsu yang DM duluan. Setelah kamu bertanya di grup, muncul akun dengan nama dan foto mirip admin yang menawarkan "bantuan klaim". Admin asli tidak perlu seed phrase kamu, dan tidak ada proyek yang meminta itu.
  • "Investasi" berkedok airdrop. Kamu diminta setor dulu, entah untuk "aktivasi", "biaya withdraw", atau "membuka saldo". Airdrop yang sah tidak meminta kamu mengirim dana ke siapa pun agar hadiahnya cair.
  • Jual-beli akun atau wallet "eligible". Membeli wallet orang lain berarti kunci wallet itu juga dimiliki penjualnya. Selain itu, banyak proyek menyaring aktivitas yang terlihat seperti farming massal.

Penjelasan lengkapnya ada di panduan penipuan airdrop crypto dan airdrop Telegram.

Aturan keamanan lintas chain

Sebagian besar kerugian yang kami baca terjadi di sambungan antarjaringan, bukan di dalam satu jaringan. Aturan ini berlaku di mana saja:

  • Pisahkan wallet sesuai fungsi. Wallet untuk garapan cukup berisi apa yang dibutuhkan kampanye. Panduan burner wallet menjelaskan cara menyiapkannya.
  • Anggap bridge sebagai langkah paling berisiko. Kamu mengirim dana ke kontrak milik pihak lain. Pakai bridge yang disebut dokumentasi resmi jaringan, dan baca waktu proses serta biayanya sebelum mulai, seperti yang dijelaskan halaman Linea untuk bridge resminya.
  • Cocokkan jaringan sebelum tanda tangan. Periksa nama jaringan dan chain ID di wallet. Halaman yang menyuruhmu pindah jaringan sedang mengajakmu ke langkah yang paling sering salah.
  • Jangan pernah membagikan seed phrase. Tidak ada klaim, bridge, atau layanan bantuan yang sah membutuhkannya.
  • Cabut izin yang tidak dipakai lagi. Di jaringan EVM, revoke approval token menghapus izin yang masih menggantung.
  • Curigai desakan. Program yang asli menulis deadline di dokumentasinya sendiri. Linea, contohnya, menyatakan jendela 90 harinya berarti tidak perlu buru-buru.

Setelah klaim: withdraw ke Rupiah dan pajak

Banyak yang baru memikirkan langkah ini setelah token masuk wallet, padahal pilihan jaringan ikut menentukannya. Token di jaringan yang tidak didukung exchange tempat kamu biasa menarik Rupiah harus dipindahkan dulu, dan setiap perpindahan menambah biaya dan risiko. Panduan cara jual token airdrop membahas jalurnya langkah demi langkah.

Soal pajak, siaran pers Direktorat Jenderal Pajak SP-18/2025 menyebutkan bahwa PMK 50/2025 berlaku mulai 1 Agustus 2025. Penjualan aset kripto dikenai PPh Pasal 22 final sebesar 0,21% dari nilai transaksi jika lewat platform dalam negeri, dan 1% jika lewat platform luar negeri, sementara pembelian aset kripto tidak lagi dikenai PPN. Contoh hitungannya: menjual token hasil airdrop senilai Rp 1.000.000 lewat platform dalam negeri berarti PPh final Rp 2.100, sedangkan lewat platform luar negeri Rp 10.000. Siaran pers itu tidak membahas perlakuan pajak saat airdrop diterima. Detailnya ada di panduan pajak airdrop crypto. Siaran pers yang sama menjelaskan bahwa sejak UU P2SK aset kripto berstatus aset keuangan digital di bawah ketentuan OJK, jadi cek legalitas platform di situs resmi OJK sebelum menyetor dana.

Kalau sudah siap mencatat garapan, pelacak airdrop menyimpan catatanmu hanya di browser. Untuk dasar-dasarnya, mulai dari apa itu airdrop crypto, cara garap airdrop, atau jelajahi semua panduan.

Sumber pajak: DJP, Siaran Pers SP-18/2025.