Panduan · Dasar

Apa itu airdrop crypto dan bagaimana cara kerjanya

Airdrop bukan hadiah yang jatuh dari langit. Ini pembagian token berdasarkan aturan. Di sini kamu dapat definisinya, lima tahap siklus airdrop, contoh nyata dari dokumen resmi, dan alasan banyak wallet tidak kebagian.

Oleh Tim Redaksi airdrop.promo · Diperbarui 19 Okt 2026 · 10 menit baca

Jawaban singkat. Airdrop crypto adalah pembagian token, NFT, atau poin ke sekumpulan alamat wallet atau akun tertentu. Proyek menentukan aturannya, mencatat siapa yang memenuhi syarat, lalu membuka klaim atau mengirim token secara otomatis. Lebih mirip program loyalitas dengan buku besar publik daripada uang gratis.

Pengertian airdrop crypto yang tepat

Istilah ini meminjam gambaran bantuan yang dijatuhkan dari pesawat: aset sampai ke penerima tanpa dibeli. Kami sudah mengecek glosarium ethereum.org dan tidak ada entri airdrop di sana. Artinya, "airdrop" adalah kebiasaan pasar, bukan fitur protokol. Ethereum tidak punya fungsi airdrop bawaan; setiap proyek menulis kontrak atau aturan databasenya sendiri.

Di grup-grup airdrop, tiga hal ini sering tercampur. Padahal bedanya penting.

Distribusi
Token berpindah dari pasokan yang dikuasai proyek ke banyak pemegang. Tidak ada yang membayar proyek untuk token itu dalam proses airdrop.
Aturan kelayakan
Syarat tertulis yang menentukan siapa yang masuk. Bisa menghitung transaksi, saldo, nama domain yang dimiliki, aset yang di-stake, atau poin.
Cara pengiriman
Kamu klaim sendiri di halaman resmi, atau platform mengkreditkan ke akunmu. Di tahap inilah kebanyakan scam bersembunyi.

Airdrop berbeda dengan penjualan token, berbeda dengan "giveaway" yang memintamu kirim dana dulu, dan berbeda dengan token asing yang tiba-tiba muncul di wallet. Yang terakhir itu sering jebakan; detailnya ada di panduan penipuan airdrop crypto.

Kenapa proyek mau bagi-bagi token

Proyek biasanya menulis alasannya secara terbuka, dan alasannya berkisar pada tiga motif. Kami hanya mengutip yang benar-benar mereka tulis.

  • Menyebarkan kepemilikan. Pengumuman Uniswap tanggal 16 September 2020 menyebut keberhasilan protokol berkat anggota komunitas dan menggambarkan token sebagai sarana kepemilikan bersama. Uniswap mengalokasikan 150.000.000 UNI, atau 15% dari pasokan awal, untuk pengguna lama, penyedia likuiditas, dan pemegang SOCKS.
  • Memberi hadiah pengguna awal. Arbitrum menyisihkan 11,62% pasokan awal, yaitu 1,162 miliar ARB, untuk pengguna, ditambah 1,13% untuk DAO, menurut dokumentasi Arbitrum Foundation.
  • Membangun jaringan baru. Berachain memberikan 8.250.000 BERA (1,65%) kepada pengguna testnet-nya, sehingga kerja keras saat uji coba berubah jadi kepemilikan awal.

Pendapat redaksi: ada motif lain yang jarang ditulis. Token yang dipegang ratusan ribu orang lebih sulit dikuasai segelintir pihak, dan airdrop memberi jaringan baru penonton yang siap pakai. Itu tidak membuat airdrop curang. Artinya, anggap airdrop sebagai transaksi: proyek "membeli" perhatian dan aktivitasmu dengan token masa depan.

Jenis-jenis airdrop

Setiap situs punya label sendiri, tetapi mekanismenya bisa dikelompokkan jadi enam. Banyak airdrop menggabungkan dua atau tiga jenis sekaligus.

JenisYang membuatmu eligibleContoh terdokumentasi
Retroaktif (retrodrop)Aktivitas sebelum snapshot, tanpa janji saat ituArbitrum: poin dari aktivitas sebelum 6 Februari 2023
Berbasis kepemilikanMemegang aset atau nama pada tanggal tertentuENS: siapa pun yang memegang nama ENS pada 31 Oktober 2021
Berbasis poinPoin yang dikumpulkan lalu dikonversi belakanganVariational: 32% pasokan untuk pemegang poin, menurut dokumentasinya
TestnetMemakai jaringan uji yang diberi insentifBerachain: 8.250.000 BERA untuk pengguna testnet
StakingAset dikunci selama periode yang diukurEigenLayer: Season 2 mengukur staking 15 Maret sampai 15 Agustus 2024
Sosial atau engagementPostingan yang dinilai atau peran di komunitasKaito: Yaps dari postingan tentang proyek yang dipantau

Airdrop Telegram, yaitu bot dan mini app yang menjanjikan token, juga populer di Indonesia, tetapi risikonya berbeda. Kami membahasnya di panduan airdrop Telegram. Cara kerja poin dijelaskan di panduan program poin. Untuk testnet, lihat cara ikut testnet. Airdrop NFT punya jebakan tersendiri, dibahas di panduan airdrop NFT.

Siklus airdrop, tahap demi tahap

Kebanyakan airdrop melewati lima tahap. Pilih tahap di bawah untuk melihat apa yang terjadi, apa yang perlu dicek, dan contoh nyatanya. Urutannya lazim, bukan mutlak, seperti terlihat di contoh Arbitrum nanti.

Proyek menyampaikan rencananya

Kadang aturan muncul lebih dulu, kadang hanya janji. Postingan Uniswap tanggal 16 September 2020 langsung memuat aturan sekaligus membuka klaim dalam satu dokumen. Banyak program poin berjalan berbulan-bulan sebelum ada ketentuan token. Yang perlu kamu cari di tahap ini adalah halaman resmi yang menyebut aturan snapshot, situs klaim, dan tanggal, bukan rumor di grup.

Aktivitas dibekukan pada satu titik

Snapshot merekam saldo atau aktivitas pada satu momen, sehingga perilaku setelahnya tidak mengubah hasil. Arbitrum memakai blok Arbitrum One 58642080 pada 6 Februari 2023. Uniswap menghitung aktivitas sampai 1 September 2020 pukul 12.00 UTC. Sebagian program baru mengumumkan snapshot setelah lewat, atau tidak pernah sama sekali.

Aturan mengubah aktivitas jadi alokasi

Kelayakan bisa berupa jumlah tetap per alamat, porsi proporsional, atau skor. Uniswap memberi 400 UNI ke setiap alamat pengguna yang memenuhi syarat dan porsi berbobot untuk penyedia likuiditas. Arbitrum memberi skor 3 sampai 15 poin lalu memetakannya ke jumlah token. Filter anti-Sybil biasanya bekerja di tahap ini.

Kamu klaim sendiri, atau dikirim otomatis

Airdrop on-chain umumnya meminta kamu menghubungkan wallet ke halaman klaim resmi lalu menandatangani transaksi klaim. Token Arbitrum hanya bisa diklaim di Arbitrum One, dalam jendela 23 Maret sampai 24 September 2023. Sebagian platform terpusat melewati tahap ini: Lighter menyebut pengguna yang eligible menerima token otomatis di akunnya. Jendela klaim punya batas akhir.

Token bisa dipindah dan diperdagangkan

Token generation event (TGE) adalah saat token mulai ada dan bisa berpindah. Listing di bursa adalah keputusan terpisah dan bisa terjadi sebelum, sesudah, atau bersamaan. Vesting lalu menentukan berapa yang benar-benar bisa kamu jual: GRVT melepas alokasinya bertahap selama 12 bulan. Berhasil klaim belum tentu berarti bisa langsung dijual.

Kalau JavaScript di browser kamu mati, kelima panel tampil berurutan, jadi tidak ada informasi yang tersembunyi.

Yang kamu terima, dan berapa biayanya

Apa yang masuk ke wallet

Biasanya berupa token fungible, sering kali token governance. Ada juga airdrop berbentuk NFT, poin yang dikonversi belakangan, atau saldo yang dikreditkan di dalam platform trading. Token governance umumnya memberi hak suara, tetapi harga pasarnya urusan lain dan tidak ada yang bisa menjaminnya.

Vesting sering membatasi apa yang bisa kamu pindahkan. Dokumentasi Berachain mencantumkan cliff satu tahun, lalu seperenam terbuka dan sisanya vesting linear selama 24 bulan untuk alokasi airdrop, dengan beberapa kelompok memakai jadwal berbeda. GRVT menyatakan alokasinya vesting penuh selama 12 bulan secara bertahap. Cek jadwalnya sebelum menganggap angka di pengumuman bisa langsung dicairkan.

Biaya yang sering dilupakan

  • Gas fee saat klaim, dan untuk setiap interaksi yang membuatmu eligible. Halaman Arbitrum tidak menyebut biaya klaim, jadi kami juga tidak.
  • Waktu untuk riset, interaksi, dan mencatat transaksi.
  • Modal yang terkunci kalau staking atau deposit ikut dihitung, seperti periode pengukuran EigenLayer.
  • Pajak. Di Indonesia, PMK 50/2025 yang berlaku sejak 1 Agustus 2025 mengenakan PPh Pasal 22 final 0,21% atas penjualan aset kripto lewat pedagang dalam negeri dan 1% lewat platform luar negeri, menurut DJP. Artikel DJP itu tidak membahas airdrop secara khusus, jadi tanyakan ke konsultan pajak untuk kasusmu. Lihat juga panduan pajak airdrop.
  • Risiko airdrop tidak pernah terjadi atau lebih kecil dari harapan. Harga bisa turun setelah klaim, dan sebagian token tidak pernah diperdagangkan.

Jadi "gratis" artinya tidak ada harga beli, bukan tanpa biaya. Ini juga berlaku untuk airdrop yang diiklankan "tanpa modal": modalnya tetap ada, berupa waktu, gas fee, dan risiko. Siapa pun yang memintamu membayar "biaya pencairan" atau "deposit gas" ke orang asing adalah penipu.

Contoh nyata: airdrop Arbitrum

Semua tanggal di sini berasal dari dokumentasi Arbitrum Foundation. Perhatikan bahwa urutannya tidak serapi lima tahap di atas.

  1. Upgrade Nitro. Poin yang didapat sebelum batas ini dihitung dua kali lipat.
  2. Snapshot di blok Arbitrum One 58642080. Hanya aktivitas sebelum titik ini yang dihitung.
  3. Token generation event, menurut dokumentasi foundation.
  4. Klaim dibuka, hanya di Arbitrum One.
  5. Klaim ditutup. Dokumentasi kini menyatakan ARB sudah tidak bisa diklaim.

Snapshot terjadi sekitar enam minggu sebelum klaim, dan token sudah ada seminggu sebelum klaim dibuka. Aturannya memetakan poin ke jumlah token: wallet butuh minimal tiga poin, skor dibatasi 15, dan pada tabel sebelum Nitro tiga poin berarti 1.250 ARB sedangkan dua belas poin ke atas berarti 10.250 ARB. Poin setelah Nitro bernilai setengahnya.

Yang tidak tertulis juga penting. Halaman itu tidak menyebut gas fee klaim, pembatasan negara, atau kewajiban delegasi, jadi kami tidak menambahkannya. Pelajarannya: judul pengumuman jarang memuat detail yang kamu butuhkan, sehingga sumber utama adalah satu-satunya rujukan aman. Sebagai pembanding, pengumuman Uniswap tahun 2020 menghitung 251.534 alamat pengguna, termasuk sekitar 12.000 alamat yang hanya pernah mengirim transaksi gagal, dan masing-masing mendapat 400 UNI.

Siapa yang tersingkir, dan kenapa

Aturan kelayakan sekaligus aturan pengecualian. Berikut kategori yang akan kamu temui, masing-masing dengan kasus terdokumentasi.

PengecualianCara kerjanyaKasus terdokumentasi
Filter SybilMenghapus atau mengurangi bobot alamat yang dinilai milik satu orangArbitrum mengurangi satu poin jika semua aktivitas terjadi dalam 48 jam; Celestia memakai daftar blokir dari airdrop sebelumnya dan analisis klaster
Aktivitas minimumPemakaian terlalu sedikit untuk dihitungArbitrum mensyaratkan minimal tiga poin
Tim dan orang dalamKontributor dikeluarkan dari porsi komunitasEigen Foundation mengecualikan kontributor inti Eigen Labs dan Foundation dari Season 1
YurisdiksiKetentuan melarang penduduk negara tertentuHalaman klaim Celestia memblokir pengguna di Amerika Serikat dan yurisdiksi terlarang lain; ketentuan Lighter menyebut antara lain Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris
Telat klaimTidak klaim sebelum tenggatKlaim Arbitrum berakhir 24 September 2023; GRVT menghanguskan alokasi yang tidak didaftarkan setelah 6 Agustus 2026

Memakai VPN untuk mengakali pembatasan negara adalah ide buruk. Ketentuan Grass, misalnya, mengizinkan diskualifikasi karena hal itu. Daftar negara berbeda di setiap proyek, jadi baca ketentuan airdrop yang kamu garap; panduan ini tidak bisa memastikan apa yang berlaku untukmu.

Untuk sisi praktis menghindari tanda Sybil, termasuk pemisahan wallet, baca burner wallet untuk airdrop. Memecah satu saldo ke banyak wallet juga cenderung tidak membantu kalau alokasinya linear, seperti dinyatakan Eigen Foundation untuk Season 1.

Mitos yang sering beredar di grup airdrop

"Semua wallet yang pegang koin tertentu pasti dapat."

Hanya jika aturannya berkata begitu. Airdrop berbasis kepemilikan seperti ENS memakai tanggal dan aset tertentu. Dokumentasi ENS juga menyebut tidak ada rencana airdrop lagi dan memperingatkan bahwa pemberitahuan semacam itu bisa jadi penipuan.

"Makin banyak transaksi, makin besar jatahnya."

Arbitrum menghitung setiap jenis aktivitas paling banyak sekali, jadi mengulang aksi yang sama tidak menambah apa pun. Yang dinilai adalah keragaman dan sebaran aktivitas selama berbulan-bulan, bukan jumlah mentah.

"Poin pasti jadi token."

Tidak. Dokumentasi Lighter menyatakan poin tidak punya rasio konversi yang dijamin, dan Abstract tidak pernah resmi mengumumkan token sama sekali.

"Token yang tiba-tiba muncul di wallet adalah airdrop saya."

Biasanya itu umpan. Berinteraksi dengannya bisa memicu approval berbahaya. Abaikan, sembunyikan dari tampilan wallet, dan verifikasi airdrop asli di situs resmi proyek.

"Admin grup bisa mempercepat atau menjamin klaim."

Tidak ada admin grup yang bisa mengubah hasil snapshot. Kalau seseorang menawarkan "jalur cepat" klaim dengan bayaran atau meminta data wallet, itu pola penipuan yang sama dengan modus investasi bodong yang sering diungkap polisi.

Langkah berikutnya

Kalau kamu sedang menimbang apakah airdrop layak digarap, baca cara garap airdrop, yang menghitung waktu dan gas fee dalam rupiah. Sebelum klaim apa pun, jalankan skor di cara cek airdrop legit. Untuk melihat kampanye yang sedang berjalan, mulai dari airdrop crypto terbaru. Daftar airdrop terkonfirmasi memuat program dengan aturan resmi. Kandidat yang belum pasti ada di airdrop potensial. Yang sudah lewat ada di airdrop selesai. Cara kami menentukan status dijelaskan di halaman how we verify (bahasa Inggris). Kamu juga bisa mencatat daftarmu sendiri di pelacak airdrop.

Sebelum menghubungkan wallet ke mana pun, luangkan sepuluh menit untuk memahami wallet kustodial vs non-kustodial. Perbedaan ini menentukan siapa yang sebenarnya menguasai token yang kamu terima.

Satu catatan lokal: tugas pengaturan dan pengawasan aset kripto di Indonesia dialihkan dari Bappebti kepada OJK dan Bank Indonesia pada 10 Januari 2025, menurut siaran pers Kemendag. Saat nanti ingin menjual hasil airdrop ke rupiah, Polri menyarankan memastikan platform terdaftar di OJK atau lembaga resmi lain, dan saran itu berlaku juga di sini.

Sumber utama

Sumber terakhir dicek 19 Okt 2026. Tautan mengarah ke halaman resmi proyek, bukan rangkuman situs lain.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu airdrop crypto?

Airdrop crypto adalah pembagian token, NFT atau poin ke banyak alamat wallet atau akun berdasarkan aturan yang ditetapkan proyek. Biasanya kamu tidak membeli token tersebut, tetapi kelayakan sering didapat dari aktivitas sebelumnya, dan kamu tetap membayar gas fee kalau klaimnya butuh transaksi on-chain.

Apakah airdrop crypto benar-benar gratis?

Tokennya memang tidak dijual ke kamu, tetapi ikut airdrop bisa memakan gas fee, waktu, dan kadang modal yang terkunci. Hasilnya juga bisa terkena pajak saat dijual. Airdrop yang legit tidak pernah meminta seed phrase, private key, atau transfer biaya pencairan ke rekening siapa pun.

Bagaimana cara tahu wallet saya eligible?

Aturan kelayakan diumumkan proyek, baik di dokumentasi resmi maupun lewat halaman checker di situs resminya. Buka checker hanya dari tautan di dokumentasi resmi, bukan dari pesan grup, DM, atau iklan. Kalau proyek belum menerbitkan aturan, tidak ada yang bisa memastikan kamu eligible, termasuk admin grup mana pun.

Apa itu snapshot dalam airdrop?

Snapshot adalah rekaman kondisi blockchain atau database pada satu titik waktu, misalnya nomor blok atau tanggal tertentu. Proyek memakainya untuk menentukan siapa yang lolos dan berapa jatah tiap alamat. Aktivitas setelah snapshot tidak lagi mengubah hasil, jadi transaksi tambahan sesudahnya tidak menambah alokasi.

Apa bedanya airdrop dengan retrodrop atau airdrop retroaktif?

Retrodrop atau airdrop retroaktif adalah airdrop untuk aktivitas di masa lalu yang dilakukan sebelum snapshot, tanpa janji apa pun saat itu. Arbitrum adalah contoh terdokumentasi: poin dihitung dari aktivitas sebelum 6 Februari 2023. Jenis lain memakai poin, kepemilikan aset, staking, atau partisipasi testnet sebagai dasar pembagian.

Apakah saya bisa rugi dari airdrop?

Bisa. Kerugian paling umum berasal dari halaman klaim palsu yang menguras wallet, approval token yang lupa dicabut, dan gas fee yang habis untuk mengejar airdrop yang tidak pernah terjadi. Klaim yang asli hanya lewat domain resmi dan tidak pernah membutuhkan seed phrase.

Ditulis dan dicek faktanya oleh Tim Redaksi airdrop.promo. Metode: cara kami verifikasi. Menemukan kesalahan? contacts@airdrop.promo. Konten edukasi, bukan saran keuangan atau pajak.