Ekosistem TON

Airdrop TON: mini app Telegram, Jetton, dan jebakannya

Airdrop TON hidup di dalam Telegram, aplikasi yang sudah jadi markas komunitas garapan. Gampang diikuti, tapi juga gampang dipalsukan. Panduan ini membahas bagaimana airdrop TON yang asli berjalan dan detail chain yang menentukan risikomu.

1 kampanye dipantau · Diperbarui 19 Okt 2026

Kampanye di TON

Yang kami pantau di sini

Selesai

NotcoinNOT

Notcoin membagikan token NOT kepada pemain game tap di Telegram lewat klaim yang dibuka sebulan setelah peluncuran dan ditutup Juni 2024; token yang tidak diklaim dibakar.

  • TON
Tingkat usaha
Mudah
Hadiah
Token

Telegram dan TON

Di kebanyakan chain, airdrop dimulai dari sebuah website. Di TON, airdrop sering dimulai dari obrolan. Buat pejuang airdrop di Indonesia, ini terasa akrab: info garapan, link bot, dan screenshot saldo sudah lama beredar di grup dan channel Telegram. Telegram menggambarkan Mini Apps sebagai antarmuka web berbasis JavaScript yang terbuka di dalam Telegram, dan mencantumkan tujuh cara untuk membukanya, termasuk tombol di profil, tombol keyboard atau inline, tombol menu, dan link t.me langsung. Semua pintu masuk itu bisa dibuat oleh siapa saja yang membuat bot.

Itulah fakta keamanan paling penting di ekosistem TON. Mini app terlihat seperti bagian dari Telegram, padahal isinya adalah halaman web yang dijalankan oleh siapa pun pemilik bot. Format link yang membuka game jujur juga bisa membuka halaman phishing. Sisi Telegram kami bahas mendalam di panduan airdrop Telegram, sedangkan halaman ini fokus ke chain-nya.

Modus scam TON yang sering beredar di grup lokal

Karena semuanya terjadi di aplikasi chat, modus penipuan TON menempel pada kebiasaan komunitas. Pola yang perlu kamu kenali:

  • Mini app palsu. Bot apa pun bisa membuka halaman web di dalam Telegram. Salin nama bot dari situs resmi proyek, bukan dari grup atau pesan terusan.
  • Admin palsu yang DM duluan. Setelah kamu bertanya di grup, akun dengan nama dan foto mirip admin mengirim pesan pribadi, menawarkan "bantuan klaim" atau "verifikasi wallet". Ujungnya selalu sama: minta 24 kata wallet atau minta kamu menyambungkan wallet ke situs tertentu.
  • "Setor dulu, saldo cair". Saldo di bot katanya besar, tapi untuk withdraw kamu diminta mengirim TON atau Gram sebagai "biaya aktivasi". Ini pola investasi bodong yang dibungkus sebagai airdrop.
  • Bot klaim setelah jendela tutup. Klaim Notcoin berakhir 16 Juni 2024. Bot yang sekarang menawarkan klaim Notcoin bukan yang asli.
  • Swap karena ganti nama. Menurut pemberitahuan yang dilaporkan, tidak ada migrasi yang diperlukan. Halaman swap "Toncoin ke Gram" adalah jebakan.
  • Jetton dan NFT tak diundang. Jangan berinteraksi dengannya. Kenali dulu kontrak master yang asli sebelum membeli atau menyetujui apa pun.
  • Trik mirip address poisoning. Kami belum menemukan sumber resmi TON yang membahasnya. Sebagai pencegahan, salin alamat dari wallet atau explorer milikmu sendiri, bukan dari pesan, dan bandingkan alamat berformat checksum secara utuh.

Katalog lengkapnya ada di penipuan airdrop crypto dan cara mengenali airdrop legit.

TON, Toncoin, dan Gram

Penamaan baru-baru ini berubah, dan perubahan seperti ini selalu membuka celah peniruan. Situs resmi ton.org kini memakai TON untuk blockchain dan Gram (GRAM) untuk koinnya, dan menyebut koin itu juga dikenal sebagai Toncoin. Pemberitahuan pihak ketiga dari exchange dan kustodian yang kami temukan melaporkan pergantian nama berlaku Juni 2026, berupa perubahan nama, ticker, dan logo, dengan saldo dan alamat tetap sama. Kami tidak bisa membuka pernyataan resmi soal tanggalnya, jadi anggap tanggal itu sebagai laporan, bukan konfirmasi.

Wallet kontrak dan format alamat

Di TON, wallet adalah smart contract. Halaman kontrak standar menjelaskan bahwa wallet berperan sebagai perantara: menerima pesan eksternal dari luar chain, memverifikasi tanda tangan pemilik, lalu mengirim pesan internal di chain. Wallet V5 disebut versi konsumen paling modern dan menambahkan transfer gasless, sedangkan V4 adalah versi sebelumnya yang mendukung plugin khusus.

Halaman alamat menerangkan bahwa ID akun adalah hash dari kode dan data awal kontrak, jadi alamatnya sudah pasti sejak deployment, dan akun yang belum diinisialisasi baru bisa aktif setelah menerima state init yang cocok. Ini menjelaskan pengalaman aneh pengguna baru: kamu bisa menerima dana di alamat yang belum pernah di-deploy.

Halaman format alamat membedakan dua bentuk. Bentuk raw terdiri dari workchain, titik dua, dan ID akun, tanpa checksum. Bentuk user-friendly adalah bungkus 36 byte yang di-encode dengan base64 atau base64url, ditambah byte flag dan checksum CRC16. Flag itu menentukan apakah alamat bounceable, artinya dana kembali ke pengirim jika penerima tidak bisa menerimanya.

Awalan alamat user-friendly, menurut dokumentasi TON
JaringanBounceableNon-bounceable
MainnetDiawali EDiawali U
TestnetDiawali kDiawali 0

Dokumentasi menyarankan alamat non-bounceable untuk wallet, karena dana tetap masuk walaupun penerima belum di-deploy, dan alamat bounceable untuk smart contract khusus. Dokumentasi juga menyarankan mengecek apakah penerima sudah diinisialisasi sebelum mengirim. Ada flag khusus testnet yang menandai alamat yang tidak boleh diterima di mainnet.

Pengecek format alamat

Alat bantu ini hanya membaca karakter pertama dan panjang alamat, sesuai awalan di tabel. Ia tidak bisa memvalidasi checksum atau memastikan alamat itu milikmu, jadi pakai hanya sebagai cek kewajaran sebelum transfer pertama.

Menunggu input.

Jetton dan token palsu

Halaman Jetton menjelaskan bahwa kontrak Jetton master adalah registri pusat yang menyimpan metadata dan total suplai, sedangkan setiap pengguna punya kontrak Jetton wallet sendiri berisi saldonya. Halaman kontrak standar menyebut Jetton sebagai padanan ERC-20 di TON.

Karena siapa pun bisa membuat Jetton master dengan nama dan gambar apa saja, token yang muncul di wallet tidak membuktikan apa-apa. Halaman dokumentasi TON yang kami buka tidak membahas Jetton palsu, jadi ini penilaian kami: cari alamat master yang asli dari situs resmi proyek, lalu bandingkan dengan yang ditampilkan explorer tepercaya. Kalau ada token masuk tanpa diminta, jangan disentuh.

Wallet dan explorer

Nama wallet juga ikut berubah. Situs Keeper menyebut Tonkeeper kini bernama Keeper dan menggambarkannya sebagai self-custodial, dengan kunci tersimpan di perangkatmu. Situs Walt menyebut dirinya dulu bernama Wallet in Telegram, dengan mode bawaan kustodial di mana Walt yang mengelola kunci, serta DeFi Account non-kustodial opsional di mana kamu memegang seed phrase dan tidak bisa memulihkannya jika hilang. Di ton.org, wallet Telegram bawaan digambarkan sebagai non-kustodial. Deskripsi ini berasal dari tiga situs berbeda dan belum tentu saling cocok satu per satu, jadi cek mode mana yang sedang kamu pakai sebelum mengandalkannya.

Kenapa ini penting? Airdrop yang terikat ke alamat wallet tidak akan sampai ke kamu kalau kuncinya dipegang exchange atau kustodian. Penjelasannya ada di wallet kustodial vs non-kustodial.

Dokumentasi TON juga menampilkan wallet.ton.org, wallet web self-custodial yang tidak perlu instalasi. Dokumentasinya meminta kamu menyimpan 24 kata, mengingatkan bahwa siapa pun yang memegang kata-kata itu bisa mengambil alih wallet, dan menjelaskan bahwa password yang kamu buat mengenkripsi mnemonic di local storage browser.

Untuk explorer, Tonviewer menampilkan wallet, token, NFT, dan transaksi terbaru, dan ton.org menautkan Tonscan. Dokumentasi menyebut explorer tingkat rendah untuk developer di explorer.toncoin.org. Tonscan gagal dimuat saat kami cek, jadi kami tidak bisa menjelaskannya lebih dari judulnya. TON Connect adalah standar yang menghubungkan aplikasi ke wallet lewat sesi terenkripsi end-to-end; aplikasi bisa membaca alamatmu dan meminta tanda tangan, tapi tidak memegang kuncimu. Jadi risikonya ada pada apa yang kamu tandatangani, bukan pada koneksinya.

Yang sudah terjadi: Notcoin

Kasus TON yang terdokumentasi di tracker kami adalah Notcoin. Awalnya berupa game tap-to-earn di dalam Telegram, Notcoin meluncurkan token NOT di TON pada Mei 2024 dan membiarkan pemain mengklaim saldo di mini app yang sama. Menurut Decrypt, jendela klaim berakhir pada Minggu, 16 Juni 2024, sebulan setelah peluncuran. Catatan kami menyebut sekitar 210 juta NOT dari saldo Notcoin Clicker yang tidak diklaim tercatat dibakar di situs resmi, dengan total yang dibakar 233.537.251 NOT saat dicek. Halaman depan notcoin.org yang kami buka hanya menampilkan landing page singkat, jadi tanggal berasal dari laporan pihak ketiga dan angka pembakaran dari pengecekan kami sebelumnya di halaman token.

Pelajarannya umum. Syarat eligible adalah bermain, bukan modal. Pengiriman token lewat klaim di dalam mini app, bukan situs terpisah. Dan jendelanya tetap: saldo yang tidak diklaim tidak menunggu. Inilah sebabnya banyak orang menyebut garapan Telegram sebagai airdrop "tanpa modal". Benar bahwa modal uangnya kecil, tapi waktu yang kamu habiskan nyata, dan risikonya pindah ke soal bot mana yang kamu percaya. Catatan kami tidak memuat distribusi TON terverifikasi lain, jadi kami tidak menarik kesimpulan umum dari satu contoh. Perbandingan poin ala Telegram dengan program lain ada di program poin airdrop.

Gas fee di TON

Dokumentasi biaya menyebut total biaya adalah jumlah beberapa komponen. Kami merincinya karena ini menjelaskan kenapa wallet bisa menampilkan lebih dari satu angka:

  • Biaya penyimpanan bergantung pada jumlah bit dan cell sebuah akun dan diatur di konfigurasi jaringan.
  • Biaya komputasi diukur dalam gas. Dokumentasi menyebut harga gas ditetapkan oleh konfigurasi jaringan dan pengguna tidak bisa mengubahnya.
  • Forward fee menutup biaya pengiriman pesan dan bergantung pada ukuran pesan.
  • Biaya aksi dan impor berlaku untuk pesan internal tertentu dan pesan eksternal yang masuk.

Halaman itu tidak memberi harga konkret atau biaya transfer tipikal, jadi kami pun tidak menyebutkan angka, termasuk dalam Rupiah. Baca jumlahnya di wallet sebelum menandatangani, dan kalikan dengan harga Gram di panel pasar di atas kalau ingin tahu nilainya dalam Rupiah. Halaman transfer gasless menjelaskan model di mana relayer menanggung biaya jaringan dan dibayar dengan token yang sedang kamu kirim, jadi kamu tidak perlu memegang koin native. Dokumentasi juga mencatat bahwa biaya relayer ditentukan oleh relayer itu sendiri, bukan harga gas jaringan. Itu alasan bagus untuk membaca totalnya sebelum setuju.

Setup yang aman

  1. Pilih model kustodi dengan sadar

    Kalau wallet di dalam Telegram bersifat kustodial, token yang kamu dapat di sana dipegang oleh penyedianya. Putuskan apakah itu cocok untuk hadiah yang kamu harapkan.

  2. Pakai wallet terpisah untuk garapan

    Simpan tabungan di wallet self-custodial yang jarang dipakai. Coba-coba mini app dari wallet lain yang isinya sedikit.

  3. Tulis 24 kata secara offline

    Jangan simpan sebagai screenshot atau catatan di HP yang tersinkron ke cloud, dan jangan pernah mengetiknya ke bot.

  4. Verifikasi bot dari situs proyek

    Buka situs resmi, ikuti link-nya ke Telegram, lalu cocokkan username bot tempat kamu mendarat. Jangan percaya bot yang dibagikan di grup.

  5. Baca setiap permintaan tanda tangan

    Permintaan TON Connect menampilkan apa yang diminta untuk kamu tandatangani. Kalau tidak paham, tolak.

Prinsip yang sama ada di panduan burner wallet.

Withdraw hasil airdrop TON dan pajaknya

Jalur paling umum untuk mengubah hasil garapan TON menjadi Rupiah adalah mengirim token dari wallet ke exchange yang mendukungnya, lalu menjual dan menarik saldo ke rekening. Sebelum mengirim, pastikan exchange menerima token itu di jaringan TON, cocokkan alamat kontrak Jetton dengan situs resmi proyek, dan isi kolom tambahan apa pun yang diminta halaman deposit exchange. Kirim jumlah kecil dulu untuk uji coba.

Soal pajak, siaran pers DJP SP-18/2025 menyebut PMK 50/2025 berlaku mulai 1 Agustus 2025: penjualan aset kripto dikenai PPh Pasal 22 final 0,21% dari nilai transaksi lewat platform dalam negeri, dan 1% lewat platform luar negeri. Menjual token senilai Rp 1.000.000 berarti PPh Rp 2.100 di platform dalam negeri, atau Rp 10.000 di platform luar negeri. Siaran pers itu tidak membahas perlakuan saat airdrop diterima, dan menyebut aset kripto kini diatur dalam ketentuan OJK, jadi cek legalitas platform di situs resmi OJK. Lanjutannya ada di pajak airdrop crypto dan cara jual token airdrop.

Ada airdrop TON yang aktif sekarang?

Kami tidak memantau airdrop aktif yang terverifikasi di TON. Klaim Notcoin sudah tutup, dan catatan kami yang lain tidak menunjukkan distribusi TON yang sedang berjalan dan terdokumentasi resmi. Itu tidak menutup kemungkinan kampanye baru berbasis Telegram, yang memang sering muncul dan cepat hilang. Artinya, bot yang menawarkan klaim di sebuah grup belum memenuhi standar di halaman how we verify (bahasa Inggris). Untuk gambaran lebih luas, lihat airdrop selesai, airdrop potensial, dan semua ekosistem.

Yang kami cek lebih dulu

Sebelum membuka mini app TON untuk airdrop

0/6

Sumber utama

Sumber terakhir dicek 19 Okt 2026. Tautan mengarah ke halaman resmi proyek, bukan rangkuman situs lain.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara kerja airdrop TON?

Sebagian besar distribusi TON terkait Telegram Mini App. Kamu bermain atau menyelesaikan tugas di dalam bot, mengumpulkan saldo, lalu saat token diluncurkan saldo itu dikonversi menjadi Jetton yang kamu klaim di aplikasi yang sama. Klaim Notcoin berlangsung sebulan dan ditutup pada 16 Juni 2024, dan saldo yang tidak diklaim kemudian dibakar.

Apa itu Jetton?

Jetton adalah standar token fungible di TON, yang oleh dokumentasi TON disebut padanan ERC-20. Kontrak Jetton master menyimpan metadata dan total suplai, sedangkan setiap pemegang punya kontrak Jetton wallet sendiri berisi saldonya. Nama token saja tidak membuktikan apa-apa, jadi selalu cek alamat kontrak master-nya dari situs resmi proyek.

Apakah TON sekarang bernama Gram?

Situs resmi ton.org kini memakai nama Gram untuk koinnya dan menyebut koin itu juga dikenal sebagai Toncoin, sedangkan TON tetap nama blockchain-nya. Pemberitahuan exchange pihak ketiga melaporkan pergantian nama berlaku Juni 2026 tanpa perlu swap atau migrasi. Siapa pun yang memintamu menukar koin lama ke koin baru harus dianggap penipu.

Kenapa alamat TON diawali huruf E atau U?

Dokumentasi TON menjelaskan format user-friendly dengan byte flag yang menentukan alamat bounceable atau non-bounceable. Alamat mainnet bounceable diawali E, yang non-bounceable diawali U. Dokumentasi menyarankan alamat non-bounceable untuk wallet dan menganjurkan mengecek apakah penerima sudah aktif sebelum mengirim dana.

Saya diundang ke grup Telegram yang membagikan airdrop TON. Aman?

Belum tentu. Siapa pun bisa membuat bot dan mini app, dan tampilannya terlihat seperti bagian dari Telegram. Cek apakah situs resmi proyek menautkan bot yang sama persis. Jangan pernah memasukkan 24 kata wallet, dan tolak permintaan setor dana untuk aktivasi atau biaya withdraw. Airdrop yang sah tidak meminta itu.

Apakah ada airdrop TON yang aktif sekarang?

Kami tidak memantau klaim terbuka yang terverifikasi di TON. Klaim Notcoin ditutup Juni 2024, dan catatan kami tidak menunjukkan distribusi aktif lain di chain ini. Bot dan channel yang menawarkan klaim di grup Telegram harus dianggap belum terverifikasi sampai situs resmi proyek mengonfirmasinya.

Ditulis oleh Tim Redaksi airdrop.promo. Lihat cara kami verifikasi. Konten edukasi, bukan saran keuangan.